Senin, 29 Oktober 2012

Sekolah Perwira Prajurit Karier Tentara Nasional Indonesia Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Perubahan tertunda ditampilkan di halaman iniBelum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Sekolah Perwira Prajurit Karier Tentara Nasional Indonesia (disingkat SEPA PK TNI) adalah sekolah pembentukan perwira di Indonesia yang berasal dari perguruan negeri dan swasta. Jenjang akademik yang bisa masuk sekolah pendidikan perwira ini adalah D3 dan S1 dari semua jurusan (tergantung kebutuhan TNI). Sekolah ini membentuk para sarjana dan diploma untuk menjadi perwira pertama (PAMA) dengan pangkat saat dilantik LETDA. Mereka terdiri atas 3 angkatan di TNI, yaitu TNI AD, TNI AL dan TNI AU (Kepolisian tidak ikut lagi sejak POLRI terpisah dengan TNI) Setelah melalui pendidikan lebih kurang 7 bulan di AKMIL (Akademi Militer), masing-masing perwira tersebut melanjutkan pendidikan lanjutan di matra masing-masing: Matra Darat di KODIKLATAD (sesuai kejuruan), Matra Laut di KOBANGDIKAL Surabaya dan Matra Udara di KODIKAU (Pendidikan KIBI) di AAU Yogyakarta. Untuk wanita, mereka melaksanakan pendidikan pembentukannya di PUSDIK KOWAD Lembang, Bandung (juga terdiri dari tiga matra tersebut). Setelah pelantikan yang dilaksanakan bersama Perwira Pria di AKMIL, mereka melanjutkan pendidikan di matra masing-masing, bergabung dengan Perwira Pria. Tentara Nasional Indonesia insignia.svg Artikel bertopik TNI ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Sekolah Perwira Prajurit Karier Tentara Nasional Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sekolah Perwira Prajurit Karier Tentara Nasional Indonesia (disingkat SEPA PK TNI) adalah sekolah pembentukan perwira di Indonesia yang berasal dari perguruan negeri dan swasta. Jenjang akademik yang bisa masuk sekolah pendidikan perwira ini adalah D3 dan S1 dari semua jurusan (tergantung kebutuhan TNI). Sekolah ini membentuk para sarjana dan diploma untuk menjadi perwira pertama (PAMA) dengan pangkat saat dilantik LETDA. Mereka terdiri atas 3 angkatan di TNI, yaitu TNI AD, TNI AL dan TNI AU (Kepolisian tidak ikut lagi sejak POLRI terpisah dengan TNI)
Setelah melalui pendidikan lebih kurang 7 bulan di AKMIL (Akademi Militer), masing-masing perwira tersebut melanjutkan pendidikan lanjutan di matra masing-masing: Matra Darat di KODIKLATAD (sesuai kejuruan), Matra Laut di KOBANGDIKAL Surabaya dan Matra Udara di KODIKAU (Pendidikan KIBI) di AAU Yogyakarta.
Untuk wanita, mereka melaksanakan pendidikan pembentukannya di PUSDIK KOWAD Lembang, Bandung (juga terdiri dari tiga matra tersebut). Setelah pelantikan yang dilaksanakan bersama Perwira Pria di AKMIL, mereka melanjutkan pendidikan di matra masing-masing, bergabung dengan Perwira Pria.
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sekolah Perwira Prajurit Karier Tentara Nasional Indonesia (disingkat SEPA PK TNI) adalah sekolah pembentukan perwira di Indonesia yang berasal dari perguruan negeri dan swasta. Jenjang akademik yang bisa masuk sekolah pendidikan perwira ini adalah D3 dan S1 dari semua jurusan (tergantung kebutuhan TNI). Sekolah ini membentuk para sarjana dan diploma untuk menjadi perwira pertama (PAMA) dengan pangkat saat dilantik LETDA. Mereka terdiri atas 3 angkatan di TNI, yaitu TNI AD, TNI AL dan TNI AU (Kepolisian tidak ikut lagi sejak POLRI terpisah dengan TNI)
Setelah melalui pendidikan lebih kurang 7 bulan di AKMIL (Akademi Militer), masing-masing perwira tersebut melanjutkan pendidikan lanjutan di matra masing-masing: Matra Darat di KODIKLATAD (sesuai kejuruan), Matra Laut di KOBANGDIKAL Surabaya dan Matra Udara di KODIKAU (Pendidikan KIBI) di AAU Yogyakarta.
Untuk wanita, mereka melaksanakan pendidikan pembentukannya di PUSDIK KOWAD Lembang, Bandung (juga terdiri dari tiga matra tersebut). Setelah pelantikan yang dilaksanakan bersama Perwira Pria di AKMIL, mereka melanjutkan pendidikan di matra masing-masing, bergabung dengan Perwira Pria.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar